Sabtu, 17 September 2011

Pengobatan Alami untuk Radang Sendi


Jakarta, Nyeri sendi, kekakuan, dan pembengkakan adalah gejala utama dari psoriatic arthritis. Penyakit ini dapat mempengaruhi setiap bagian dari tubuh, termasuk ujung jari dan tulang belakang. Penyakit ini juga dapat terjadi dalam kisaran yang relatif ringan hingga parah.

Tidak ada obat untuk psoriatic arthritis, sehingga fokusnya adalah pada pengendalian gejala dan mencegah kerusakan sendi lebih lanjut. Tanpa pengobatan, psoriatic arthritis pada akhirnya dapat melumpuhkan.

Psoriatic arthritis adalah suatu bentuk radang sendi yang mempengaruhi beberapa orang dengan psoriasis. Psoriasis merupakan suatu kondisi dengan bentuk bercak merah pada kulit dan di atasnya dengan sisik keperakan.

Kebanyakan orang mengalami psoriasis pertama kali dan kemudian didiagnosis dengan psoriatic arthritis, tetapi masalah pada sendi tersebut kadang-kadang dapat mulai terjadi sebelum lesi pada kulit muncul.

Perawatan psoriatic arthritis dengan pengobatan alami

Memang tidak banyak penelitian yang dapat menunjukkan bukti yang kuat mengenai segala pengobatan alami. Namun, beberapa obat tradisional memang telah terbukti dapat menunda kerusakan dari suatu penyakit.

"Banyak suplemen atau vitamin yang dapat meringankan beberapa gejala psoriatic arthritis, tetapi belum terbukti untuk dapat mencegah kerusakan," kata Guy Fiocco, MD, asisten profesor internal medicine at Texas A&M Health Science Center College of Medicine, di Bryan seperti dikutip dari Health, Minggu (18/9/2011).

Dr. Fiocco mengatakan ada 9 pengobatan alami yang dapat digunakan untuk mengobati psoriatic arthritis, antara lain:

1. Minyak ikan

"Minyak ikan dapat sedikit mengurangi protein yang terlibat dalam peradangan," kata Eric L. Matteson, MD, ketua rheumatology di Mayo Clinic, di Rochester, Minn yang menyarankan penderita psoriatic arthritis untuk mengonsumsi 2.000-3.000 mg per hari, jika dibutuhkan.

Dr. Fiocco mencatat bahwa populasi Eskimo memiliki insiden lebih rendah dari arthritis dan rematik psoriatis jika dibandingkan dengan kelompok lain. Genetika mungkin dapat memainkan peran, tetapi hal tersebut juga dapat dihubungkan dengan diet tinggi asam eicosapentaenoic atau minyak ikan. Diet tinggi asam eicosapentaenoic atau minyak ikan kemungkinan dapat membantu pengobatan psoriatic arthritis.

2. Akupunktur

Akupunktur telah berhasil meringankan hampir semua bentuk radang sendi, termasuk psoriatis arthritis. "Akupunktur memang tidak membantu pengobatan psoriatis arthritis secara langsung. Namun, beberapa orang mengatakan bahwa akupunktur dapat mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh radang sendi. Hasil terbaik telah dilaporkan mengenai efek akupunktur untuk radang sendi lutut," kata Dr Matteson.

3. Kunyit

"Kunyit dapat meringankan gejala Psoriatic arthritis. Hal tersebut dikarenakan kunyit memiliki efek pada pengurangan protein inflamasi tertentu. Beberapa pasien psoriatis arthritis mungkin mendapatkan efek positif dari kunyit, namun efeknya sangat ringan dan sulit untuk diukur," kata Dr. Matteson.

Beberapa orang memang telah mencoba kunyit dengan tujuan untuk meringankan gejala psoriatis arthritis yang mereka alami, namun umumnya mereka tidak menyadari efeknya.

4. Kulit pohon Willow

Kulit pohon Willow kadang-kadang disebut sebagai 'aspirin herbal'. Kulit pohon Willow mengandung salisin, yang merupakan bahan kimia yang mirip dengan aspirin (asam asetilsalisilat). Sebuah penelitian pada tahun 2001 menemukan bahwa ekstrak kulit pohon willow setara dengan dosis 240 mg salisin sehari. Penelitian tersebut dilakukan pada kelompok placebo dan kelompok pasien dengan osteoarthritis, yang terdiri dari 78 orang.

5. Vitamin D

Berdasarkan studi pada tahun 2011, kekurangan vitamin D adalah umum terjadi pada orang dengan psoriatic arthritis. Namun, kekurangan vitamin D yang biasa terjadi pada pasien psoriatic arthritis, belum diketahui penyebabnya secara jelas. Mungkin hal tersebut disebabkan karena pasien psoriatic arthritis banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan, sehingga paparan sinar matahari untuk tubuh kurang dan menyebabkan kekurangan vitamin D.

Namun penelitian yang lain mengatakan bahwa, kadar vitamin D tampaknya tidak mempengaruhi aktivitas penyakit psoriatic arthritis. Pada sebuah penelitian dari 10 pasien yang mengonsumsi vitamin D, terdapat 7 orang yang mengalami penurunan nyeri sendi. Tetapi dalam penelitian tersebut tidak ada kelompok plasebo untuk perbandingan. Masih perlu dilakukan banyak penelitian untuk membuktikan kegunaan vitamin D untuk penderita psoriatic arthritis.

6. Vitamin K

Vitamin K banyak ditemukan dalam sayuran berdaun hijau seperti kangkung, bayam, dan brokoli, minyak canola, dan zaitun. Dari hasil penelitian dikatakan bahwa, rendahnya kadar vitamin K dikaitkan dengan osteoarthritis yang lebih parah dalam kelompok yang terdiri hampir 700 pasien.

Namun, belum jelas apakah vitamin K dapat membantu osteoartritis, artritis, dan psoriatis. Tetapi tidak ada salahnya untuk mengonsumsi sayur-sayuran yang berdaun hijau secara cukup.

7. L-carnitine

L-carnitine berasal dari asam amino, carnitine terlibat dalam metabolisme lemak dan ditemukan pada hampir semua sel tubuh. Orang sehat pada umumnya menghasilkan cukup carnitine dari tubuh sendiri, dan carnitine tidak dianggap sebagai nutrisi esensial.

Beberapa ahli mengatakan bahwa, mungkin carnitine bermanfaat bagi orang dengan psoriatic arthritis, tetapi belum terbukti. Sebagai contoh, pada seorang pria 36 tahun yang diberikan L-carnitine, mengalami penurunan nyeri lutut yang terkait dengan psoriatis arthritis, namun pada penelitian ini tidak disertai kelompok placebo untuk pembanding.

8. Vitamin B12

Dari hasil penelitian dikatakan bahwa kekurangan vitamin B12 lebih umum pada orang dengan psoriatis arthritis dibandingkan dengan orang yang tidak menderita penyakit tersebut. "Tetapi seperti vitamin D, vitamin B12 tampaknya tidak menjadi pilihan pengobatan utama," kata Dr. Fiocco.

Vitamin B12 banyak ditemukan dalam kerang, ikan, sereal, dan yogurt.

9. Pengobatan Tradisional China

Herbal tertentu yang digunakan dalam pengobatan China telah menunjukkan beberapa manfaat pada orang dengan artritis. Sebagai contoh, ekstrak tanaman Tripterygium wilfordii (TwHF) yang diperkirakan memiliki efek anti-inflamasi.

Satu studi yang dilakukan oleh National Institutes of Health menemukan bahwa, pasien yang memakai TwHF bersama dengan steroid dan nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAID) tidak lebih baik dibandingkan pasien yang mengonsumsi obat Azulfidine (sulfasalazine) dengan steroid dan NSAID.

Secara keseluruhan, meskipun Dr. Fiocco juga merasa efek dari 9 pengobatan alami untuk psoriatis arthritis tersebut belum terlalu memuaskan, namun tidak ada salahnya dilakukan untuk sekedar mengurangi gejala yang ditimbulkan psoriatis arthritis.




sumber : http://www.detikhealth.com/read/2011/09/18/100834/1724854/766/pengobatan-alami-untuk-radang-sendi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar