Sabtu, 17 September 2011

Makanan-makanan penjaga kekebalan tubuh

TUBUH yang sehat dan kuat serta kebal terhadap berbagai macam penyakit yang ditimbulkan dari perubahan cuaca yang sedang tak menentu menjadi idaman semua orang. Bahkan kesehatan yang ada tidak akan bisa digantikan dengan apapun di dunia ini. Dengan SEHAT, kita bisa melakukan setiap kegiatan dan pekerjaan dengan baik. Tiap-tiap orang memang memiliki tingkat kekebalan tubuh yang berbeda-beda.

Pintar-pintarlah memilih makanan agar stamina tubuh terus terjaga. Ada beberapa jenis makanan yang direkomendasikan para ahli untuk meningkatkan daya tahan tubuh.


Kerang

Jeli moluska dalam kerang yang terdiri dari zat seng (zinc) baik bagi sistem kekebalan tubuh membantu sel darah putih dan antibodi lainnya bereproduksi lebih cepat dan membuatnya lebih agresif melawan infeksi. Akan tetapi, mengonsumsi kerang saat flu tidak diperkenankan. Anda juga harus hati-hati mengkonsumsi terlalu banyak zinc menghidarkan absorsi zat tembaga dan besi dalam tubuh yang menyebabkan anemia. Konsultasikan dengan dokter jika Anda ingin meningkatkan konsumsi zinc.
Ikan
Selenium yang banyak terdapat pada ikan akan membantu sel darah putih memproduksi protein sitokin yang akan mengusir virus flu keluar dari tubuh. Ikan salmon, makarel, atau ikan laut dalam lain kaya akan omega-3 yang efektif mengurangi inflamasi, meningkatkan sirkulasi dan melindungi paru-paru dari infeksi.

Jeruk
Hampir semua buah jeruk kaya akan vitamin C. Banyaknya jenis jeruk yang dapat dipilih membuat jeruk menjadi sumber vitamin C yang baik. Vitamin C diperlukan untuk meningkatkan produksi sel darah putih, kunci untuk melawan infeksi. Karena tubuh tidak memproduksi atau menyimpan Vitamin C, maka asupan harian vitamin C ini sangat penting untuk memelihara kesehatan.
Paprika Merah
Tidak hanya terkandung dalam buah saja tapi juga sayuran, ternyata tiap ons paprika merah memiliki Vitamin C dua kali lipat dibanding jeruk, serta menjadi sumber makanan yang kaya beta karoten.
Brokoli
Brokoli merupakan 'makanan super' dengan segudang vitamin dan mineral yang siap untuk melakukan pertempuran melawan kuman atau infeksi. Dilengkapi dengan vitamin A, C, dan E, serta banyak antioksidan, brokoli adalah salah satu sayuran sehat yang sangat dianjurkan untuk dijadikan menu makanan sehari-hari.
Bawang Putih
Sebagian orang mungkin tidak menyukai baunya, tetapi salah satu jenis bumbu dapur ini memiliki manfaat yang besar. Bawang putih adalah petarung handal bagi jenis bakteri yang disebut H pylori, yang menyebabkan borok dan kanker perut. Bawang putih juga memiliki banyak mineral dan vitamin penting seperti potasium, vitamin A, vitamin C dan selenium. Ia juga memiliki belerang, kalsium, mangan, tembaga, vitamin B1, dan besi. Menggabungkan bwang putih dalam makanan Anda setiap shari memberi manfaat yang besar bagi tubuh. Bahkan mengonsumsi bawang putih 15-20 menit sebelum makan terbukti ampuh mengaktifkan bahan kimia anti-kanker.
Bawang putih menolong sistem kekebalan tubuh melawan bakteri, virus, bahkan infeksi jamur. Ini karena bawang putih mengandung allicin, ajoene dan thiosulfinates. Efek yang dihasilkan ketiga zat tadi kira-kira seperti neosporin saat mengobati luka kecil atau tinactin yang berfungsi sebagai antijamur jika dioleskan di kulit. Seperti yang disebutkan sebuah penelitian, banyak mengonsumsi bawang putih saat terserang flu akan membuat Anda lebih mudah sembuh.
Jamur 
Hubungan antara kesehatan yang baik dan diet yang kaya jamur datang menjadi perhatian ilmu pengetahuan modern ketika peneliti kesehatan melihat bahwa orang yang makan jamur tampak lebih sehat dibanding yang tidak. Misalnya di Jepang, para ilmuwan tak menemukan kejadian kanker di sentra jamur shiitake. Jamur memiliki mineral penting yang disebut selenium. Rendahnya tingkat selenium dikaitkan dengan peningkatan risiko flu lebih parah. Penelitian medis pada jamur menunjukkan terdapat antivirus, antibakteri, dan efek anti-tumor dalam tanaman itu.
Jenis bahan makanan ini memiliki bentuk yang unik dan rasanya yang enak. Bahkan pakar herbal, Douglas Schar DipPhyt, MCPP, MNIMH dari Institut of Herbal Medicine di Washington DC mengatakan bahwa jamur dapt memproduksi dan kelancaran sel-sel darah putih. Dan jamur yang banyak mengandung zat imunitas adalah jamur shiitake, maitake, dan jamur reishi.
Semangka
Kaya akan air dan menyegarkan, semangka masak juga memiliki banyak antioksidan yang kuat, glutathione. Dikenal untuk membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga dapat memerangi infeksi, glutathione ditemukan dalam daging seperti daging buah merah di dekat kulit itu.
Wortel
Wortel mengandung banyak beta karotin sumber energi phytonutrient yang memacu produksi sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi sel pembunuh alami dan sel T. Sel sehat yang dihasilkan tubuh. Sel ini menyerang tubuh serta membunuh mikroba penyakit. Wortel juga mengandung falcanirol yang menjanjikan sebagai agen anti-kanker. Bagaimana cara mengonsumsi wortel yang baik? Makan wortel mentah-mentah. Lalu, berapa jumlah wortel yang sebaiknya dikonsumsi untuk memberikan manfaat? Cobalah makan setengah cangkir wortel per hari.
Bayam
Bayam adalah salah satu makanan yang harus Anda mengkonsumsi secara teratur. Folat adalah salah satu dari senyawa-senyawa kimia yang ditemukan pada bayam. Folat diperlukan untuk produksi dan pemeliharaan sel-sel baru, untuk sintesis DNA dan RNA, serta untuk mencegah perubahan DNA, dan, dengan demikian, untuk mencegah kanker. Makanlah bayam mentah atau dimasak sebentar untuk mendapatkan manfaat yang terbaik
Yoghurt
Tubuh kita membutuhkan bakteri hiduo tertentu agar pencernaan berfungsi secara tepat. Lactobacillus acidophilus merupakan contoh bakter yang bermanfaat itu karena ia menghasilkan asam lactic dalam perut yang membantu Anda mencernakan makanan. Tanpa acidophilus kita tidak mampu mengabsorpsi banyak nutrisi, dan sistem kekebalan tubuh kita pun terhenti. Tambahan, acidophilus secara aktif melawan bakteri penyebab penyakit, seperti salmonella dan shigella yang melawan disentri.
Kunyit
Kunyit banyak dimanfaatkan sehubungan kandungannya sebagai anti-inflamasi dalam mengobati osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. Konsentrasi tinggi kurkumin, telah terbukti mengandung sifat melawan flu yang kuat dan sifat melawan pilek.
Teh Hijau
Mengandung flavonoid, yaitu sejenis antioksidan. Dibanding teh hitam, teh hijau relatif lebih baik dalam kandungan epigallocatechin gallate, atau EGCG, serta antioksidan lainnya. Selain itu juga merupakan sumber yang baik dari asam amino L-theanine, yang membantu dalam produksi senyawa yang melawan kuman dalam sel-T Anda. Teh hijau terbukti ampuh menghilangkan kelelahan dan keletihan, serta membantu penyembuhan penyakit kanker.
sumber : http://zisaja.blogspot.com/2011/09/makanan-makanan-penjaga-kekebalan-tubuh.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar