Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 November 2011

Gejala Stres Baru: SMS-an Saat Tidur


Gejala stres yang dihadapi orang-orang sibuk mengalami sebuah fenomena baru, yaitu SMS-an saat sedang tidur.

Kebiasaan aneh ini kala, penderita mengirimkan SMS berisi pesan yang aneh kepada keluarga atau teman, tanpa pernah disadari kita melakukannya saat tidur.

"Saya menangani pasien yang memiliki gangguan tidur, yakni sering mengirim SMS saat sedang tidur. Ini memang bukan kasus yang sering terjadi, dan yang pasti bukan tren yang biasa," ujar Dr David Cunnington, dari Melbourne Sleep Disorder Centre, Australia.

Menurut Dr Cunnington, mengirim pesan atau SMS selagi tidur merupakan akibat stres yang dialami seseorang, terlebih lagi padatnya aktivitas dan banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan sepanjang hari.

"Orang-orang terlalu banyak berkegiatan setiap harinya sehingga terkadang mereka merasa harus selalu siap ketika ada panggilan meskipun di waktu istirahat malam. Apalagi kini fasilitas smartphone mempermudah semua komunikasi," ungkap Dr Cunnington.

Dr Cunnington mengingatkan untuk menjauhkan ponsel Anda dari kasur jika Anda menginkan istirahat yang berkualitas di malam hari.

"Poin utamanya adalah bahwa orang perlu menghargai waktu tidur Anda dan berusaha mematikan (ponselnya) pada malam hari," tambahnya.

Hingga saat ini belum ada penelitian yang membahas kelakuan mengirim SMS saat sedang tidur. Tetapi, menurut Dr Cunnington, di tahun 2008 ada sebuah penelitian serupa, yakni mengirim email saat tidur, yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Toledo, Amerika.

Para peneliti dari Universitas itu menemukan kasus seorang wanita berusia 44 tahun yang bisa mengirim email saat dia sedang tertidur, namun tak ingat apa yang telah dilakukannya saat terbangun dari tidur.
 

Senin, 14 November 2011

11 Keuntungan Berjemur di Pagi Hari !

Belakangan ini kita sering mendengar pemberitaan mengenai dampak buruk sinar matahari sehingga banyak orang berhati-hati untuk melindungi diri dari bahaya sinar ultraviolet matahari. Namun begitu sejumlah penelitian membuktikan bahwa paparan sinar matahari sebenarnya memberikan bagitu banyak manfaat manfaat kesehatan.

Sinar matahari merupakan salah satu karunia yang sangat dibutuhkan bagi kehidupan manusia di muka bumi. Matahari menjaga agar bumi tetap hangat dan mencegah dunia dari kebekuan. Akan tetapi, jika tubuh terlalu sering terpapar matahari dapat meningkatkan risiko terkena kanker juga katarak.

Sunburn atau kulit terbakar matahari adalah kondisi yang disebabkan oleh sinar radiasi UVB yang terlalu tinggi dan ini (radiasi UVB) juga dapat menyebabkan kerusakan DNA. Meski demikian, jika dimanfaatkan dalam jumlah yang tepat, sianr matahari dapat membuat kita menjadi lebih sehat dan tentunya bahagia. Berikut ini beberapa manfaat kesehatan dari sinar matahari:

1. Vitamin D : Sinar matahari merangsang tubuh memproduksi vitamin D. Paparan sinar matahari pada wajah, leher, lengan, dan kaki selama 10-15 menit dapat menghasilkan 1.000 unit internasional (IU) sampai 3.000 IU, tergantung pada jenis kulit dan kebutuhan vitamin D yang diperlukan oleh tubuh masing-masing dalam satu hari.

Vitamin D berfungsi untuk meningkatkan penyerapan kalsium di dalam usus dan mentransfer kalsium melintasi membaran sel, sehingga dapat menguatkan tulang. Vitamin D juga dapat memberikan perlindungan terhadap jenis kanker (seperti kanker paru-paru, prostat, dan kulit), osteoporosis, rakhitis, dan diabetes. Selain itu, vitamin D dapat membantu menurunkan kadar kolestrol darah sehingga membantu melawan penyakit jantung.

2. Serotonin : Selain merangsang tubuh untuk membuat vitamin D, sinar matahari juga dapat merangsang produksi hormon serotonin, sebuah neurotransmitter di otak yang mengatur suasana hati. Tingkat serotonin yang cukup tinggi dapat menghasilkan suasana hati yang lebih positif dan cara berpikir yang tenang dengan mental yang fokus.

3. Atasi depresi : Orang dengan gangguan afektif musiman (SAD) dapat mengembangkan gejala depresi (seperti kehilangan minat pada kegiatan sehari-hari, merasa tidak memiliki tenaga atau kelelahan, dan kemurungan) pada bulan-bulan musim dingin atau ketika sinar matahari kurang terpancar. Sinar matahari dapat mengurangi gejala depresi dengan cara melepaskan endorfin. Endorfin sendiri adalah suatu anti-depresan alami yang dimiliki tubuh dan sangat berguna dalam kasus-kasus depresi musiman.

4. Tingkatkan sirkulasi darah : Sinar matahari mapu meningkatkan sirkulasi darah dengan melebarkan pembuluh darah di kulit. Dengan begitu, nutrisi dan oksigen lebih banyak dibawa menuju sel-sel ketika pembuluh darah kapiler terbuka sehingga kesehatan pun menjadi lebih baik. Selain itu, jantung pun menjadi lebih sehat dengan menurunkan denyut nadi ketika beristirahat dan mengurangi tekanan darah.

5. Memperbaiki kulit : Berjemur dengan aman telah terbukti memperbaiki kondisi kulit kronis, seperti jerawat, eksim, dan psoriasis. Terpapar sinar matahari juga dapat menurunkan manifestasi dari tanda perengangan, bekas luka, dan ketidaksempurnaan kulit lainnya.

6. Turunkan risiko kanker : Sintesis vitamin D, yang disebabkan oleh sinar matahari, dapat menurunkan risiko dari berbagai bentuk kanker seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker usus, dan kanker ovarium. Tetapi hati-hati, terlalu lama terpapar sianr matahari dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit.

7. Cegah diabetes : Sebuah studi baru menunjukkan bahwa dengan terpapar sinar matahari dan vitamin D yang cukup dapat mencegah diabetes tipe 1 pada anak-anak. Beberapa juga meyakini bahwa terpapar sinar matahari juga dapat menurunkan kadar gula darah dengan merangsang penyimpanan kadar gula didalam otot dan di hati.

8. Menguatkan sistem kekebalan : Sinar matahari dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh, karena ketika terpapar sinar matahari, tubuh menghasilkan lebih banyak sel darah putih yang membantu menangkal infeksi dan berbagai penyakit akibat bakteri, jamur, dan virus.

9. Detoksifikasi tubuh : Paparan sinar matahari juga dapat meingkatkan pengeliminasian racun dalam tubuh dengan memperbaiki fungsi hati. Selain itu, sinar matahari juga meningkatkan sirkulasi darah, sehingga racun-racun tereliminasi lebih efisien melalui darah.

10. Perbaiki kualitas tidur : Dengan terpapar sinar matahari, produksi melatonin pun meningkat. Melatonin adalah suatu hormon yang diproduksi oleh kelenjar pinea-organ tubuh berukuran seperti kacang kecil yang ditemukan di dasar otak. Melatonin sangat dibutuhkan unutk kualitas tidur yang baik.

11. Perbaiki sistem pencernaan : Sinar matahari juga merupakan pengobatan terbaik unutk meningkatkan nafsu makan. Selain itu juga dapat memperbaiki sistem pencernaan dan meningkatkan metabolisme.

Meskipun memiliki berbagai macam manfaat bagi tubuh, namun para ahli mengingatkan bahwa paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan mata, melanoma, dan kanker kulit. Jadi pastikan memilih waktu yang tepat untuk mendapatkan paparan sinar matahari serta melindungi kulit dengan mengenakan topi, pakaian yang tepat, atau menggunakan sun screen.

Sekretaris Medis dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Adityawati Ganggaiswari, dalam sebuah kesempatan menyatakan manusia di Indonesia relatif banyak terpajan sinar ultraviolet setiap harinya dalam jangka waktu yang lama.

Tetapi, orang Indonesia termasuk cukup beruntung karena memiliki banyak pigmen atau penyebab kulit berwarna coklat kehitaman. Pigmen pada kulit tersebut berfungsi melindungi tubuh dari pajanan ultraviolet.

Aditya menyarankan, berjemur di pagi hari selama beberapa saat adalah cara terbaik untuk memeroleh manfaat sinar matahari. Yang perlu dihindari adalah pajanan sinar UV terutama antara pukul 10.00 sampai 16.00. Adityawati berpesan, sangat tidak disarankan untuk berjemur di antara waktu-waktu tersebut, karena UV dapat merusak kulit dan memicu timbulnya kanker.
 
sumber : http://tercela.blogspot.com/2011/11/11-keuntungan-berjemur-di-pagi-hari.html

Biasakan Berdiri Tegak Jika Ingin Awet Muda

Posisi duduk saat bekerja selain akan menyebabkan nyeri di bagian leher dan pundak, sakit di punggung bawah dan sakit kepala, ternyata juga berpengaruh terhadap penuaan dini.
 
Menurut penelitian, sejak usia 25 tahun, kita sudah mengidap sarcopenia atau kehancuran massa otot. Secara rata-rata, kita kehilangan seperlima dari setiap 450 gram otot setiap tahun. Masalah utamanya adalah melemahnya otot-otot perut yang disebabkan oleh kondisi duduk membungkuk selama bertahun-tahun, yang menyebabkan tekanan yang tidak seimbang pada tulang belakang bagian bawah.

Menurut Carolyn Hewison, manajer fisioterapi untuk rumah sakit dari grup Nuffield, untuk menghindari postur tubuh yang buruk, cobalah untuk berdiri tegak beberapa kali dalam sehari. Caranya dengan berdiri menempel di dinding, termasuk pundak, pinggang, dan kepala, untuk mendorong postur yang lebih baik.

"Cobalah menjaga posisi tersebut saat Anda berjalan. Semakin sering Anda melakukannya, semakin terbiasa otot-otot perut dan punggung Anda dalam memberikan dukungan yang diperlukan (untuk menyangga tubuh)," tuturnya.

Memang tidak ada cara untuk mencegah sarcopenia ini sepenuhnya. Namun, Anda bisa mencoba mencegah kondisi tersebut dengan melakukan latihan beban secara teratur untuk mendapatkan kekuatan otot.

"Fungsi otot bisa meningkat dengan latihan daya tahan, bahkan setelah awal serangan sarcopenia," ujar Robert Wolfe, profesor bidang geriatrik (ilmu tentang orangtua) di University of Arkansas.

Menurut Robert, jauh lebih efektif untuk memulainya sebelum proses penuaan tersebut dimulai pada usia 40 tahun. Dengan kata lain, bila ingin awet muda, biasakan menjaga postur tubuh yang baik dengan berdiri tegak.


sumber : http://id.she.yahoo.com/biasakan-berdiri-tegak-jika-ingin-awet-muda-045635732.html

Kotoran Warna Apa Yang Normal ?

Air besar (berak) paling umum adalah warna coklat, dan banyak orang menjadi penasaran atau yang bersangkutan ketika warna kotoran mereka perubahan. Kebanyakan perubahan warna kotoran memiliki sedikit arti; Namun, beberapa perubahan, terutama jika perubahan yang konsisten dari kotoran-kotoran tersebut tidak hanya hadir dalam satu jenis kotoran, dapat menjadi penting.

Apa yang menyebabkan warna air besar normal? 

Warna kotoran biasanya karena kehadiran empedu, secara khusus, bilirubin dalam empedu. Bilirubin ini dibentuk dari hemoglobin, setelah hemoglobin dilepaskan dari sel darah merah menjelang kehancuran mereka, sebuah bagian dari proses yang normal terjadinya penggantian sel darah merah didalam darah. Terkadang hemoglobin dimodifikasi oleh kimiawi dalam tubuh kita dan dibuang dari darah oleh liver, Dalam liver hemoglobin (disebut bilirubin) di ikat oleh bahan kimia lainnya di sel liver ke dalam empedu. Tergantung pada konsentrasi bilirubin, empedu dapat bervariasi dari hampir berwarna hitam ke warna kuning terang.

Bagaimana perubahan di bilirubin mempengaruhi warna air besar?

Pergerakan empedu melalui empedu ducts (dan gallbladder) dan ke dalam intestines. Sebagai bilirubin perjalanan melalui intestines, beberapa diantaranya mengalami perubahan kimiawi lebih lanjut, dan beberapa perubahan ini dapat memiliki efek pada warna air besar. Perubahan ini terutama bergantung pada kecepatan yang sesuai dengan isi usus yang melintasi intestines.
Jika isi usus pergerakannya pada kecepatan normal, warna kotoran coklat muda. Jika isi usus perjalanan lebih cepat, perubahan kimia untuk bilirubin - dan / atau kurangnya mereka - dapat mengubah kotoran menjadi warna hijau. Hal ini tidak dengan sendirinya, yang penting mengubah warna. Jika tidak ada bilirubin (empedu) di kotoran, warna kotoran adalah abu-abu, seperti warna tanah liat, yang penting dalam mengubah warna yang menunjukkan bahwa aliran empedu ke dalam usus diblokir. Yang paling umum adalah penyebab halangan oleh Tumor dari empedu ducts atau pankreas.

Bagaimana pendarahan usus mengubah warna air besar?

Salah satu hal penting proses internal yang dapat mengubah warna air besar adalah pendarahan didalam intestine. Kotoran dapat berubah menjadi hitam karena perubahan kimia ke dalam hemoglobin darah yang disebabkan, dalam bagian, oleh tindakan enzim dari usus, terutama jika perdarahan lebih cepat dan terdapat sejumlah besar hemoglobin dalam intestines. Perubahan menjadi warna hitam juga dapat terjadi jika adanya pendarahan bagian atas intestine setelah terdapat lebih banyak waktu untuk perubahan kimia ke hemoglobin.
Kotoran yang hitam karena pendarahan juga "lengket" (lekat) dan baunya tidak enak. Kedua karakteristik ini membantu membedakan Kotoran warna hitam akibat pendarahan internal dari Kotoran hitamdisebabkan oleh proses zat besi atau bismut-berisi obat-obatan [misalnya, bismut subsalicylate ( Pepto Bismol)].
Di sisi lain, pendarahan yang terjadi lebih rendah di intestines, khususnya di usus, sepertinya akan menyebabkan warna merah atau merah maron dikotoran semenjak adanya sedikit waktu untuk perubahan kimia ke hemoglobin untuk mengambil tempat.

Hal-hal lain apa yang dapat menyebabkan perubahan warna air besar?

Proses internal lainnya yang dapat mengubah warna air besar tetapi yang sangat sedikit dibandingkan pendarahan pancreatic adalah penyakit. Sekresi enzim pankreas ke dalam intestines yang dibantu dengan pencernaan lemak, protein, dan karbohidrat. Ketika pancreatic enzim tidak hadir dalam usus, lemak tidak sepenuhnya dicerna. Jika kandungan lemak yang tinggi belum tercernakan, kotoran dapat menjadi warna kekuning-kuningan. Kotoran yang juga tampak "gemuk" dan baunya tidak enak. Pancreatic yang paling umum yang menyebabkan penyakit ini adalah tumor yang memblokir pancreatic ducts yang mana dilalui enzim untuk mencapai intestines kronis dan pancreatitis, biasanya karena yang dirusak alkohol, yang menghapuskan kemampuan pankreas untuk membuat enzim. Jika ada kedua darah dan lemak belum dicernakan didalam kotoran, maka kotoran dapat menjadi warna perak.
Beberapa zat yang diubah virus dapat mengubah warna air besar. Besi dan kandungan obat bismut (misalnya, Pepto Bismol) merubah kotoran menjadi hitam. Beets dan mungkin beberapa sayuran merah lainnya dan buah-buahan yang dapat mengubah kotoran menjadi warna kemerahan. Pewarna makanan digunakan untuk makanan juga dapat mengubah warna kotoran.


sumber : http://cilap.blogspot.com/2011/11/kotoran-warna-apa-yang-normal.html

Nutrisi untuk Membersihkan Hati dari Racun

Hati adalah organ penting dalam tubuh salah satunya untuk mengeluarkan racun. Untuk itu ketahui makanan apa saja yang bisa membantu pekerjaan hati dalam mendetoksifikasi racun.

Detoksifikasi adalah suatu proses menghilangkan racun-racun agar dikeluarkan oleh tubuh, karenanya jika hati mendapatkan nutrisi yang tepat bisa membantu meningkatkan kemampuan detoksifikasinya.

Beberapa hal bisa menjadi racun bagi tubuh seperti bahan kimia yang ditambahkan dalam makanan olahan, hormon yang disuntikkan pada hewan serta insektisida pada tanaman yang tidak dicuci dengan bersih.

Organ hati akan bekerja keras untuk mengeluarkan racun dan lemak rusak yang dikonsumsi melalui makanan sehari-hari. Jika racun tersebut tidak dikeluarkan bisa memicu berbagai masalah dan penyakit di hati.

Meski begitu makanan yang digunakan untuk membersihkan hati harus makanan yang segar dan organik, atau membersihkan makanan tersebut dengan benar sehingga racun atau zat kimia dalam makanan tersebut hilang. Salah satu kandungan dari makanan yang diperlukan untuk menghindari kerusakan pada hati adalah antioksidan.

Berikut ini makanan yang bisa membantu hati dalam melakukan detoksifikasi, seperti dikutip dari Lifemojo, yaitu:

1. Bawang putih dan bawang merah, 1-2 bonggol bawang putih sebaiknya dimasukkan dalam pola makan setiap minggunya, bisa dimasukkan dalam tumis bersama sayuran atau ditambahkan dalam jus lemon segar. Selain itu bawang merah juga pembersih racun yang sangat baik.

2. Sayuran seperti kembang kol, kubis, brokoli, selada air dan bak choy adalah sayuran yang baik untuk detoks. Cobalah untuk menyertakannya dalam salad atau tumis sayuran.

3. Gandum murni seperti oatmeal menyediakan banyak serat sehingga sangat baik untuk mendetoksi hati, selain itu biji-bijian juga bagus untuk detoks seperti kacang merah dan barley.

4. Kunyit memiliki sifat antiseptik dan sangat baik dalam membantu proses detoksifikasi hati.

5. Buah berry, masukkan buah-buahan berry seperti stroberi, blueberry, raspberry dan blueberry dalam pembuatan smootihe, milk shake atau dimakan langsung.

6. Teh hijau, konsumsi teh hijau merupakan detoksifikasi yang sangat baik dalam membantu fungsi hati agar lebih efisien, serta kesehatan tubuh secara menyeluruh.

7. Kedelai, makanan ini sangat baik untuk detoks. Usahakan untuk minum susu kedelai baik yang manis atau tanpa pemanis, serta mengonsumsi makanan lain yang mengandung kedelai seperti tahu dan tempe.

8. Anggur merah, buah ini memiliki sifat detoksifikasi yang sangat baik karena membantu mengusir racun dan limbah. Anggur bisa dimakan langsung atau dicampur ke salad.
 
 sumber : http://cilap.blogspot.com/2011/11/nutrisi-untuk-membersihkan-hati-dari.html